Kurma, Buah Populer Saat Ramadhan Tiba

img : freepik

Saat Ramadhan tiba, banyak pilihan menu berbuka puasa yang direkomendasikan oleh orang-orang di sosial media. Tapi, buah kurma selalu jadi primadona sekaligus menu berbuka yang disunnahkan dalam Islam. Kesunnahan berbuka puasa dengan kurma ada di salah satu hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik, seperti berikut: “Rasulullah SAW berbuka dengan kurma basah (ruthab) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering (tamr). Jika kurma basah dan kering tidak ada, Nabi berbuka dengan seteguk air.” (H.R. Abu Dawud).

Dari sejumlah penelitian soal kurma sebagai menu berbuka puasa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Studi di Neural Regeneration Research bahkan menyimpulkan bahwa kurma bisa mengurangi aktivitas amiloid beta protein yang dapat menyebabkan plak pada otak. Plak pada otak bisa berdampak negative pada memori dan memicu munculnya penyakit Alzheimer. Selain itu, kurma juga punya manfaat kesehatan lainnya karena mengandung protein, vitamin, mineral dan serat selulosa, lignin dan pektin.

Karena kandungan antioksidannya yang tinggi, kurma juga bisa dikonsumsi untuk mengurangi risiko berbagai penyakit. Seperti yang diketahui antioksidan dapat berfungsi untuk melindungi sel tubuh dari zat radikal bebas. Untuk mengonsumsi kurma sendiri sesuai sunnah Nabi dianjurkan berjumlah ganjil, misalnya 1,3,5 atau 7 butir. Yuk, biasakan memilih menu buka puasa seperti yang dianjurkan dalam Islam agar badan tetap sehat dan kuat!

source : tirto